04 Maret 2009

JAZIRAH ARAB AWAL KENABIAN



Inilah Peta Jazirah Arab

Letaknya diujung barat daya benua asia, batas sebelah barat berupa laut merah, sebelah timur teluk arab dan Oman, sebelah selatan samudra India, sedang sebelah utara berupa daratan Syam. Ini dulu ketika nabi Muhammad dilahirkan. Jazirah ini langka sungai, bahkan mayoritas terdiri dari padangsahara, kehidupan hanya tergantung pada air hujan yang jarang sekali turun. Sehingga kehidupan mereka berpindah-pindah untuk mengejar kehidupan dari dari air hujan.
Penghuni Jazirah ini sudah lama ada, diantara mereka adalah kaumnya nabi Hud yaitu 'Aad, dan kaumnya nabi Sholeh, yaitu Tsamud. Bansa arab secara keseluruhan dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian:
a- Arab badui, yaitu mereka yang diceritakan al-Qur'an seperti kaum 'Aad dll.\par
b- Arab Qohthoni, mereka ini yang tinggal di wilayah Yaman, kemudian menyebar ke Yatsrib, diantara mereka adalah, Qobilah Azdi dan Kindah.
c- Arab 'Adnani, mereka adalah keturunan nabi Ismail alaihi salam, yang tinggal disisi Ka'bah, diantara mereka itu adalah kabilah Quraisy dan Tamim. sedang nabi Muhammad keturunan dari Qobilah Quraisy ini.

Perhelatan kekuasaan telah terjadi di Jazirah ini, seperti negri Saba' di Yaman yang dulu dipimpin oleh seorang wanita Balqis kemudian digantikan oleh Nabi Sulaiman alaihisalam. Dimasa nabi ini Yaman maju sekali dalam perekonomian, terutama dalam mengembangkan pertanian, sebab negri ini berhasil membangun sebuah bendungan raksasa untuk keperluan petani. QS 34: 15. Kemudian pada tahun 200 SM negri ini hancur dan penduduknya pindah ke tempat lain, seperti sebagian kabilah Azdi [ Aus dan Khozroj] pilih tinggal Yatsrib dan belakangan mereka menjelma menjadi kaum Anshor.
Pada tahun 115 SM sampai tahun 525 M. Kekuatan negri Himyar menguasai Yaman, penguasa ini cenderung pada agama Yahudi sehingga Yusuf Dzunawas salah satu penguasanya memberangus orang-orang yang beragama nasrani [Islam waktu itu] di Najran, mereka digiring dan dimasukkan parit yang penuh dengan kobaran api. Lihat surat al-Buruj.
Peristiwa diatas menarik bangsa Romawi untuk turun tangan membela pengikutnya yang diberangus oleh Yahudi, sehingga raja Najasyi dari Habasyah mengirimkan pasukanya ke Yaman dan mereka dapat menguasai Yaman.
Pasukan dari Habasyah ini antausias menyebarkan agamanya, diantara mereka itu ada seseorang yang kaya raya Abrahah namanya, membangun gereja besar dan mewah dihiasi dengan emas dan perak, dengan harapan bangsa arab di Makkah tertarik agama ini dan melakukan ritual haji ditempat ini, tetapi sayang, mereka tidak tertarik, malah diantara mereka ada yang merendahkan gereja itu dan mengotorinya.
Abrahah marah besar, gerejanya dihina dan dikotori, ia bersumpah serapah akan melabrak mereka dan menghancurkan Ka’bah yang diagung-agungkannya itu. Abrahah dan pasukannya yang bergajah itu sudah tiba di Muzdalifah, tinggal 10 KM sampai di Ka’bah, disaat itulah Allah pemilik Ka’bah mengirim burung kepada pasukan gajah itu dan melemparinya dengan batu-batu kecil yang diambil dari neraka Sijiil, maka hancurlah pasukan Abrahah. Baca surat al-fiil.
Yusuf bin Dzi Yazan sisa kekuatan negri Himyar [Yahudi] bangkit lagi dan dapat mengusir pengikut raja Najasi [ Nasrani] dari Yaman dengan bantuan negri Persi, kondisi ini berlangsung lama sampai munculnya Islam dan penguasa Yaman bernama Wali Badzan akhirnya memeluk Islam.

Tidak ada komentar: